Padang | lp2m.or.id – Dalam rangka memperingati Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) tahun 2025 dengan tema “UNiTE to End Digital Violence against All”, Center for Disaster Risk Management and Community Development Studies (CDRM & CDS) bersama FORMASI (Forum Masyarakat Sipil Mentawai), yang di dalamnya termasuk Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M), menyelenggarakan kampanye edukatif yang melibatkan pelajar dan tenaga pendidik di SMA Negeri 01 Sipora Selatan.
Kampanye ini dirancang sebagai ruang pembelajaran yang partisipatif untuk mendorong keterlibatan aktif siswa dan guru dalam memahami isu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk menyampaikan pesan secara kreatif dan mudah diterima, rangkaian kegiatan dikemas melalui berbagai lomba ekspresif yang memadukan unsur seni dan kreativitas.
Melalui pendekatan tersebut, peserta diajak melihat dan memahami isu kekerasan terhadap perempuan dan anak secara lebih kontekstual, dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari yang mereka alami. Salah satu fokus utama dalam kampanye ini adalah meningkatnya kekerasan berbasis digital yang semakin marak di kalangan remaja, seiring dengan intensitas penggunaan media sosial dan ruang digital dalam kehidupan pelajar.
Peringatan HAKTP 2025 ini diharapkan dapat mendorong peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan sensitivitas guru serta siswa terhadap berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran sekolah sebagai ruang yang aman, inklusif, dan berkeadilan, serta mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.
Kab.Kepulauan Mentawai, Kamis,11 Desember 2025




