Padang | lp2m.or.id –Lokakarya Penyusunan Perencanaan Strategis LP2M Sumatera Barat menjadi ruang refleksi sekaligus penentuan arah organisasi untuk lima tahun ke depan. Kegiatan ini berangkat dari visi dan misi LP2M tentang kedaulatan perempuan dalam masyarakat yang kritis, inklusif, dan berkeadilan sosial. Kesadaran tersebut mendorong LP2M untuk menerjemahkan arah perjuangannya ke dalam perencanaan strategis yang terukur, kontekstual, dan adaptif dalam menjawab tantangan ke depan.

Salah satu refleksi penting yang mengemuka dalam lokakarya ini adalah kebutuhan untuk memperluas cara pandang tentang gender. Kesetaraan dan keadilan gender tidak semata berbicara tentang perempuan, tetapi juga tentang bagaimana laki-laki dapat terlibat secara aktif tanpa resistensi dan tanpa “alergi” terhadap narasi kesetaraan dan keadilan gender. Perspektif ini dipandang sebagai kunci agar strategi organisasi ke depan benar-benar inklusif dan berakar kuat di tengah masyarakat.
Selain itu, pemetaan strategi isu berbasis wilayah dinilai menjadi hal yang krusial. Setiap wilayah memiliki konteks sosial, tantangan, dan peluang yang berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan yang spesifik dan responsif. Melalui pemetaan yang tepat, perempuan diharapkan dapat terlibat secara langsung, berpartisipasi aktif, serta didorong untuk menduduki posisi-posisi strategis dalam proses pengambilan keputusan di berbagai tingkatan.
Lebih dari sekadar menghasilkan dokumen perencanaan, Rencana Strategis (Renstra) ini diharapkan menjadi kompas bersama bagi LP2M. Renstra tersebut memungkinkan organisasi untuk tetap mendorong perubahan sosial, baik dengan maupun tanpa dukungan proyek, sekaligus memperkuat jejaring mitra strategis dan sistem pendukung organisasi. Melalui lokakarya ini, LP2M menargetkan tersusunnya Theory of Change (TOC) lima tahun ke depan yang jelas, terukur, dan menjadi landasan kerja kolektif organisasi.
Kota Padang, 26-27 Desember 2025



