Padang | lp2m.or.id – Memasuki awal tahun 2026, sejumlah Credit Union (CU) di Kabupaten Padang Pariaman menggelar pertemuan rutin sebagai bagian dari upaya konsolidasi organisasi dan penguatan kapasitas anggota. Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat solidaritas, meningkatkan akuntabilitas pengelolaan CU, sekaligus merespons isu-isu kontekstual yang semakin dirasakan anggota, khususnya dampak perubahan iklim terhadap kehidupan dan sumber penghidupan mereka.
Pertemuan rutin CU Perempuan Tangguh berlangsung sebagai ruang berbagi pengalaman dan harapan antaranggota. Selain membahas dinamika kelompok, pertemuan ini dimanfaatkan untuk saling bertukar pengetahuan terkait perubahan iklim dan dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari. Diskusi berlangsung secara partisipatif, mendorong anggota untuk merefleksikan pengalaman personal sekaligus memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya adaptasi terhadap perubahan lingkungan.
Sementara itu, pertemuan CU Tokeman pada awal tahun difokuskan pada persiapan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Agenda utama meliputi penetapan jadwal RAT serta penyusunan laporan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas organisasi. Di luar agenda kelembagaan tersebut, pengurus juga menyampaikan pengantar mengenai isu adaptasi perubahan iklim sebagai salah satu arah penguatan Credit Union ke depan, agar CU tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas anggota dalam menghadapi tantangan sosial dan ekologis.
Di Nagari Koto Tinggi, pertemuan CU Koper Arum diisi dengan pengenalan awal isu perubahan iklim. Anggota berbagi cerita tentang berbagai perubahan yang mereka rasakan sejak bergabung dalam CU, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun kepercayaan diri. Diskusi ini sekaligus menegaskan komitmen anggota untuk terus berpartisipasi aktif dalam setiap pertemuan dan proses penguatan CU sebagai wadah kebersamaan dan ketahanan komunitas.
Secara keseluruhan, rangkaian pertemuan rutin Credit Union di Kabupaten Padang Pariaman tidak hanya menjadi forum administratif dan konsolidasi organisasi, tetapi juga berkembang sebagai ruang pembelajaran kolektif. Dengan mulai mengintegrasikan isu adaptasi perubahan iklim, Credit Union diharapkan mampu memperkuat peran strategisnya dalam membangun ketahanan ekonomi dan sosial anggota di tengah tantangan perubahan lingkungan yang semakin nyata.



